Apresiasi untuk Pemain Persipura yang Telah Berjuang di Lamongan

Apresiasi untuk Pemain Persipura yang Telah Berjuang di Lamongan

LAMONGAN – Pelatih Persipura Jayapura, Regi Aditya, tetap memberikan apresiasi kepada seluruh pemain dan ofisial tim meski Mutiara Hitam harus menelan kekalahan 1-3 dari Persela Lamongan pada pekan kedelapan Grup Timur Pegadaian Championship 2026/2027. Bertanding di Stadion Surajaya, Lamongan, Sabtu (31/10/2026), Persipura gagal membawa pulang poin setelah tuan rumah tampil efektif dalam memanfaatkan peluang.

Dendy Sulistyawan menjadi mimpi buruk bagi Persipura setelah mencetak dua gol pada menit ke-20 dan 86. Sementara itu, Jacinto Junior Conceicao Cabral turut menyumbangkan satu gol pada menit ke-72.

Persipura sempat memperkecil ketertinggalan melalui eksekusi penalti Alexsandro dos Santos Ferreira pada menit ke-55. Namun, gol tersebut belum cukup untuk menyelamatkan tim asal Papua itu dari kekalahan.

Meski hasil pertandingan tidak sesuai harapan, Regi Aditya tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang telah bekerja keras sepanjang pertandingan. Menurut Regi, seluruh pemain telah menunjukkan upaya maksimal selama lebih dari 90 menit pertandingan di Lamongan.

"Saya mau mengapresiasi seluruh pemain, seluruh ofisial, staf pelatih yang sudah bekerja keras selama satu minggu ini. Terima kasih banyak untuk semuanya yang terlibat langsung atau tidak langsung," ujar Regi Aditya.

"Selamat juga untuk Persela yang bisa memenangkan pertandingan pada malam hari ini," lanjutnya.

Regi Aditya mengakui Persipura tidak mampu menjalankan rencana permainan dengan baik pada babak pertama. Gol cepat Dendy Sulistyawan membuat Persipura kehilangan fokus. Situasi tersebut semakin menyulitkan tim setelah Reno Salampessy harus ditarik keluar akibat kendala yang dialaminya pada awal pertandingan.

Memasuki babak kedua, Persipura sempat mendapatkan momentum setelah Alexsandro dos Santos Ferreira sukses mengeksekusi penalti dan menyamakan kedudukan. Regi menilai timnya mulai mampu mengendalikan jalannya pertandingan setelah gol tersebut. Namun, Persipura kembali kehilangan konsentrasi hingga Persela mampu mencetak gol kedua.

"Di babak pertama, semua berjalan tidak sesuai dengan rencana kami. Kami kecolongan. Tetapi di babak kedua, kami sempat mendapatkan momentum lewat penalti yang kami dapat," kata Regi.

"Setelah penalti pun pertandingan kami pegang, kami kendalikan. Tapi satu dan lain hal, akhirnya kami kebobolan lagi," sambungnya.

Selain Reno, Persipura juga harus kehilangan Gunasar Mandowen yang tidak mampu melanjutkan pertandingan pada babak kedua. Regi menjelaskan, strategi permainan Persipura sebenarnya telah dirancang untuk menghadapi Persela. Namun, gol pertama tuan rumah membuat konsentrasi timnya sedikit terganggu.

"Gol pertama itu yang membuat fokus kami agak sedikit buyar. Yang tadi saya bilang, akhirnya di babak kedua kami bisa menyamakan kedudukan. Tetapi lagi-lagi fokus kami hilang juga di babak kedua," ucap Regi.

Admin
Redaksi Persipura Jayapura

Tim redaksi resmi Persipura Jayapura — menyajikan berita dan informasi terpercaya seputar Mutiara Hitam.

more

Berita Lainnya

Jangan Lewatkan Update Terbaru